Empat Perenungan yang akan mengalihkan pemikiran seseorang ke Dharma

Empat Perenungan yang akan mengalihkan pemikiran seseorang ke Dharma

Perenungan Pertama: Sulitnya memperoleh kelahiran maha berharga sebagai manusia
Perenungan pertama, kelahiran yang maha berharga sebagai manusia ini (yaitu terpenuhinya 18 kondisi kelahiran istimewa), yang begitu mendukung untuk mempraktikkan Dharma,
Begitu sulit didapatkan tapi mudah sekali hilang. Oleh karena itu, aku harus membuatnya bermakna dengan menggunakannya sebaik-baiknya.

Perenungan Kedua: Ketidakkekalan
Perenungan kedua, dunia beserta seluruh isinya tidak kekal.
Khususnya, kehidupan masing-masing makhluk yang bagaikan gelembung air.
Tidak pasti kapan aku akan mati dan menjadi mayat.
Karena hanya Dharma yang dapat menolongku pada saat itu,
aku harus berlatih mulai dari sekarang dengan rajin.

Perenungan Ketiga: Karma
Perenungan ketiga, pada saat kematian tiba, tidak akan ada kebebasan dan
karma yang akan mengambil alih.
Karena aku yang berbuat dan aku juga yang harus menanggungnya,
maka aku akan meninggalkan semua perbuatan yang tidak baik,
Dan selalu mencurahkan seluruh sisa waktuku untuk perbuatan baik.
Berbekal pemikiran ini, aku harus mengamati arus batinku setiap hari.

Perenungan Keempat: Derita dalam Samsara
Perenungan keempat, seperti jamuan terakhir sebelum algojo menghantarkan aku ke kematian,
Rumah, sahabat, kesenangan, dan segala kepemilikan dalam alam samsara
Menyebabkan derita berkesinambungan bagi diriku melalui 3 jenis penderitaan.
Oleh karena itu, aku harus memutuskan seluruh belenggu kemelekatan dan
dengan konsisten berjuang hingga mencapai pencerahan.

[Diterjemahkan oleh Konchok Tashi]
Sumber: Buku praktik Ngondro Karma Kagyud

Posted on 2 September 2010, in dasar agama Buddha, inspirasi, Mahayana, renungan, Vajrayana. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: